Menjadi seorang guru? Ya, menjadi seorang guru tidak pernah terpikirkan olehku. Pun itu berlangsung ketika aku telah kuliah fakultas pendidikan. Sering kali aku berharap aku sedang dalam mimpi. Aku ingin terbangun dan menjalani apa yang ku inginkan dan itu bukan sebagai seorang guru seperti profesiku nantinya. Tapi aku telah tercebur, basah dan sekarang sedang mencoba untuk menyelami dan harus menikmati apa yang telah dimulai. Ya, aku rasa tidak ada salahnya untuk terjun dalam dunia pendidikan.
Banyak orang yang beranggapan bahwa menjadi guru merupakan sesuatu yang tidak "KECE". yah, dari segi gaji yang didapat dan tempat bekerjanya yang serba mengandalkan yayasan atau pemerintah. Dulu pun aku juga berpikiran begitu, sampai akhirnya aku menemukan betapa indahnya perjalanan menjadi seorang guru. Yah, bukan sembarang guru tapi menjadi guru yang berkualitas. Dari berbagai pengalamanku dalam mengajar terdapat beberapa kesenangan tersendiri apalagi ketika kita berhasil mengajarkan itu kepada anak didik kita. senyum mereka, canda mereka jualah yang mampu meluluhkan hati ini untuk terus ingin bersama mereka.
Wednesday, 13 January 2016
Saturday, 12 April 2014
ASUS Notebook X201E Terbaik dan Favoritku
Sebagai seorang mahasiswa tingkat 3 yang sedang mempersiapkan seminar tentunya notebook menjadi salah satu kebutuhan. Notebook Asus X 201E inilah notebook terbaik yang pernah saya miliki yang selalu senantiasa menemaniku mengerjakan semua tugas-tugasku sebagai anak kuliahan.
Nah, untuk kali
ketiga, saya tentunya tidak mau lagi tertipu dengan brand-brand seperti yang
dulu pernah saya pakai. Agar tidak kecewa lagi nantinya, saya melakukan
beberapa survey. Setelah melakukan survey dan pengamatan dibeberapa situs web
serta juga darihasil diskusi saya dengan teman yang juga paham tentang
komputering, saya mendpatkan satu jawaban yang sama yaitu ASUS memiliki
kualitas terbaik dengan harga yang bersahabat dengan mahasiswa seperti saya.
- Harganya sangat bersahabat apalagi buat kantong mahasiswa
- Menggunakan Windows 8 juga.
- Tersedia dengan warna yang cerah dan menarik. Saya pilih biru karena saya sangat menyukai warna biru.
- Dan Asus X201E ini tidak mempunyai baterai portable seperti notebook kebanyakan. Baterainya berada di dalamnya. So, ini yang membuat notebook ini ringan dan terlihat simple tapi tetap elegan untuk dipakai dimana saja.
Nah, sejak pemakaian pertama hingga sekarang, ya kira-kira sekitar satu tahun yang lalu notebook ini menjadi notebook favoritku. Bagaimana tidak, saya merasakan banyak manfaat dan kelebihan dari menggunakan Notebook Asus X201E. Notebook kesayanganku ini sangat simpel dan mudah dibawa kemana-mana. Bentuknya yang slim atau tipis membuatnya mudah dibawa kemana-mana. Ringkas dan tidak berat sama sekali bahkan sangat ringan. Kalo notebooknya dalam keadaan sleep dan jika di hidupkan kembali hanya butuh 1 detik saja. Jadi jika buru-buru ingin membuka notebookmu tidak usah khawatir, karena dalam 1 detik notebook bisa langsung di gunakan.Nah, yang paling penting, semua softwere dan perangkatnya sangat membuat notebook ini menjadi enak digunakan.
Saturday, 5 April 2014
Curhat Donkk kaka
Lama rasanya blog ini tak di isi. Yah, ibarat rumah, blog ini sudah penuh dengan debu dan jaring laba-laba. oke kali ini, saya mau mengajak kalian semua para readers sejati untuk intip beberapa curhatan nih.
Curhatan yang pertama:
Dia seorang mahasiswa yang sebentar lagi akan menghadapi wisudanya, tapi nih readers dia galau. Galaunya adalah siapakah yang akan dia gandeng di acara syukuran kelulusannya? Oh iya, namanya panggil saja dia Riana, perempuan kelahiran Jakarta. sebelumnya juga dia belum pernah dekat dengan laki-laki yang dia anggap spesial. Yah, mau gimana lagi, tepatnya dia belum pernah pacaran sekali pun.
Nah, untuk Riana mungkin kamu harus membuka hati ya buat laki-laki yang ingin dekat dengan kamu. Tanpa kamu sadari ada loh yang sering perhatiin kamu. Yah, meskipun dia bukan orang yang kamu harapkan. Terkadang mungkin kamu terlalu memasang target atau kriteria yang sangat tinggi sehingga kamu sedikit sulit untuk menemukan pasangan kamu. So, kalau kamu mau punya pasangan atau pacaran sesegera yah, lebih ngebuka hati aja ya buat orang-orang di sekitar kamu.
curhatan kedua:
Kaka namaku Anisa umur 18 tahun. Yah baru jadi mahasiswa gitu. Aku baru saja tergabung di sebuah komunitas sebagai relawan mengajar anak-anak jalanan. yah, disanalah harapan dan keingian bermunculan. harapan dan keinginan berjodoh dengan dia. kebetulan, salah satu adik didikku sering menjodoh-jodohkan aku sama relawan lain, namanya Zaky. Menurutku dia emang sosok laki-laki yang sempurna. Dia mandiri, ramah, pintar, soleh. hampir aku tidak bisa mendapatkan kejelekan dia sedikitpun. setiap kali ku mendengar namanya dan ketika adik didikku cie,,,cie kan aku dan dia, rasanya seperti tidak mungkin aku bisa disisinya meski aku selalu mengaminkan setiap perkataan mereka.
Wah, sepertinya kamu lagi kasmaran nih Anisa, tapi tetap jaga hatimu ya. jangan sampai kamu tergoda dengan segalah nafsu duniawi ini. Jika dia emang sudah ditakdirkan untukmu, ia pasti akan datang meminangmu yah meski pun tidak didunia ini, mungkin bisa diakhirat nanti. Laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik pula. So, jangan khawatir ya. Tidak ada yang tidak mungkin terus berdoa agar Anisa segera di pertemukan dalam wkatu dan kesempatan yang berbahagia. aminn
Curhatan yang pertama:
Dia seorang mahasiswa yang sebentar lagi akan menghadapi wisudanya, tapi nih readers dia galau. Galaunya adalah siapakah yang akan dia gandeng di acara syukuran kelulusannya? Oh iya, namanya panggil saja dia Riana, perempuan kelahiran Jakarta. sebelumnya juga dia belum pernah dekat dengan laki-laki yang dia anggap spesial. Yah, mau gimana lagi, tepatnya dia belum pernah pacaran sekali pun.
Nah, untuk Riana mungkin kamu harus membuka hati ya buat laki-laki yang ingin dekat dengan kamu. Tanpa kamu sadari ada loh yang sering perhatiin kamu. Yah, meskipun dia bukan orang yang kamu harapkan. Terkadang mungkin kamu terlalu memasang target atau kriteria yang sangat tinggi sehingga kamu sedikit sulit untuk menemukan pasangan kamu. So, kalau kamu mau punya pasangan atau pacaran sesegera yah, lebih ngebuka hati aja ya buat orang-orang di sekitar kamu.
curhatan kedua:
Kaka namaku Anisa umur 18 tahun. Yah baru jadi mahasiswa gitu. Aku baru saja tergabung di sebuah komunitas sebagai relawan mengajar anak-anak jalanan. yah, disanalah harapan dan keingian bermunculan. harapan dan keinginan berjodoh dengan dia. kebetulan, salah satu adik didikku sering menjodoh-jodohkan aku sama relawan lain, namanya Zaky. Menurutku dia emang sosok laki-laki yang sempurna. Dia mandiri, ramah, pintar, soleh. hampir aku tidak bisa mendapatkan kejelekan dia sedikitpun. setiap kali ku mendengar namanya dan ketika adik didikku cie,,,cie kan aku dan dia, rasanya seperti tidak mungkin aku bisa disisinya meski aku selalu mengaminkan setiap perkataan mereka.
Wah, sepertinya kamu lagi kasmaran nih Anisa, tapi tetap jaga hatimu ya. jangan sampai kamu tergoda dengan segalah nafsu duniawi ini. Jika dia emang sudah ditakdirkan untukmu, ia pasti akan datang meminangmu yah meski pun tidak didunia ini, mungkin bisa diakhirat nanti. Laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik pula. So, jangan khawatir ya. Tidak ada yang tidak mungkin terus berdoa agar Anisa segera di pertemukan dalam wkatu dan kesempatan yang berbahagia. aminn
Friday, 18 October 2013
Sebuah Penantian
Jodoh?
Apa yang selama ini kalian yakini mengenai kata tersebut.
Sudahkah kalian menemukan jodoh kalian? Jika belum, jangan bersedih karena
suatu saat nanti dia akan datang dengan kebahagian untukmu, kebahagian yang
membuat semua orang iri padamu. Penantianmu saat ini akan menjadi kebahagianmu
nanti.
Menurutku dan yang aku percaya saat ini, jodoh adalah
cerminan dari diri kita sendiri. Ya, seperti yang telah disabdakan oleh Allah
SWT, “ laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik, dan sebaliknya”. So,
jika kamu ke pengen punya jodoh yang soleh, baik, perhatian dan yang baik-baik,
mulailah dari dirimu sendiri. Cobalah untuk selalu memperbaiki diri untuk
menjadi seorang muslimah, baik kepada orang lain, serta selalu menjaga diri
dari hal-hal yang merusak diri. Intinya, pantaskanlah diri kalian untuk bisa
mendapatkan jodoh yang kalian harapkan. Jodoh itu sudah Allah tentukan untukmu. So, jangan takut tidak dapat jodoh. Ya, meskipun sampai hari ini kamu masih jomblo atau masih single gak pernah ngerasain yang namanya dicinta, Insya Allah dengan kesabaran dan ketaatan hati anda akan menemukan jodoh yang anda idam-idamkan selama ini. (sama-sama berdoa ya).
Jakarta,
18 Oktober 2013
Dwi
Oktariani
Wednesday, 24 April 2013
Batu Loncatan untuk Terus Menulis
Berawal dari tantangan seorang teman saya untuk ikut lomba blog sebagai rangkaian acara Kartini-Dewantara 2013. Awalnya sih, saya keberatan untuk ikut karena yah, saya cukup tau diri lah dengan kemampuan verbal saya yang terbatas. Ditambah lagi, ketika ditantang untuk ikut tuh, sih Bebeb alias laptopku yang senantiasa membantu saya setiap saat dimanapun dan kapanpun itu sedang koma gara-gara kesiram air. Sungguh tantangan yang luar biasa bagi saya. Mikirin cara ngebenerinnya, mikirin cari gantinya, nah kalo ikutan tuh lomba pasti dah tambah ribet lagi mikirin mau tulis apaan. oke cukup deh curcolnya.
Fine, bermodalkan tekat, saya terima tantangannya. Tema lombanya tidak terlalu susah sih, Memorable in USBI. Yah, sekedar sharing aja tentang kampus tercinta. Nah, ditengah galaunya suasana, untungnya ada yang berbaik hati buat minjemin lappynya dia buat isi blog. Terus isi entri blog dan nulis deh.
Nah, tadi malam, 24 April 2013 itu puncak acara Kartini-Dewantara di kampus, saya memenangkan blog competition ini. Gak tau mesti ngapain... Senangkah, Sedihkah atau Bersyukurkah?
Ntahlah apa yang terjadi. Jurinya yang terlalu baik atau hanya sedikit yang mengikuti lomba ini atau mungkin ini hanya keberuntungan saja. Yah, apapun itu yang pasti ini memberikan hal positif bagi diri saya. Dengan menyandang juara itu menambah semangat saya untuk terus berbagi. Terserah orang mau bilang apa. Toh, Kartini aja diangkat sebagai Pahlawan karena tulisannya. So, ini mungkin akan menjadi batu loncatan saya untuk terus berbagi dan menulis.
Ehmm.. dari kejadian ini, saya dapat mengambil suatu pelajaran penting untuk hidup saya. Semua hambatan yang ada tidak serta merta mematahkan semangat saya. Asal ada kemauan pasti ada jalan.
Kalo boleh jujur sih, sebenarnya saya lebih tertarik menulis puisi dari pada cerita begini. Inilah tantangan saya selanjutnya, mempertahankan ke -exisan blog ini.. :)
Bismillah... Semoga saya bisa.
Amin,..
Fine, bermodalkan tekat, saya terima tantangannya. Tema lombanya tidak terlalu susah sih, Memorable in USBI. Yah, sekedar sharing aja tentang kampus tercinta. Nah, ditengah galaunya suasana, untungnya ada yang berbaik hati buat minjemin lappynya dia buat isi blog. Terus isi entri blog dan nulis deh.
Nah, tadi malam, 24 April 2013 itu puncak acara Kartini-Dewantara di kampus, saya memenangkan blog competition ini. Gak tau mesti ngapain... Senangkah, Sedihkah atau Bersyukurkah?
Ntahlah apa yang terjadi. Jurinya yang terlalu baik atau hanya sedikit yang mengikuti lomba ini atau mungkin ini hanya keberuntungan saja. Yah, apapun itu yang pasti ini memberikan hal positif bagi diri saya. Dengan menyandang juara itu menambah semangat saya untuk terus berbagi. Terserah orang mau bilang apa. Toh, Kartini aja diangkat sebagai Pahlawan karena tulisannya. So, ini mungkin akan menjadi batu loncatan saya untuk terus berbagi dan menulis.
Ehmm.. dari kejadian ini, saya dapat mengambil suatu pelajaran penting untuk hidup saya. Semua hambatan yang ada tidak serta merta mematahkan semangat saya. Asal ada kemauan pasti ada jalan.
Kalo boleh jujur sih, sebenarnya saya lebih tertarik menulis puisi dari pada cerita begini. Inilah tantangan saya selanjutnya, mempertahankan ke -exisan blog ini.. :)
Bismillah... Semoga saya bisa.
Amin,..
Thursday, 18 April 2013
Ada yang Beda kuliah di USBI
"Universitas Boleh Baru tapi Kualitas nomor SATU"
Sebagai Universitas
yang baru lahir, USBI atau Universitas Siswa Bangsa International atau yang
dulunya dikenal Sampoerna School of Education memiliki keunikan tersendiri
sehingga berbeda dengan Universitas lainnya. Kalo di bikin jargoannya nih, saya
mau bilang “ Universitas boleh baru, tapi Kualitas nomor satu”. Bukan maksud
untuk promosi loh yah, hehhe ...
Disini saya hanya sekedar ingin mengupas
jargoan saya. Sedikit berbagi cerita gitu. Pada penasan kan sama jargoannya.
Yuk ikutin terus ya goresan kata-katanya sampe bawa. Selamat menikmati.
- SEP Program
School
Experience Program merupakan program yang sangat menonjol
dan mencerminkan USBI. Sebagai universitas baru dengan kualitas nomor satu
sangat mengutamakan pengalaman. Experience
atau Pengalaman
merupakan salah satu yang penting saat terjun ke dunia kerja. Apalagi kalo
jelar sarjananya S.Pd. Nah, disini saya akan berbagi sedikit cerita selama saya
belajar di USBI. Salah satu keunggulan USBI dan yang menjadi pembeda dari
universitas lain adalah satu-satunya Universitas yang sangat mengutamakan
pengalaman. Di universitas ini, mahasiswa terjun ke sekolah-sekolahdi sekitar Jakarta
telah dilakukan sejak semester pertama hingga semester akhir.
Pada
semester satu dan dua kita telah terjun secara langsung ke sekolah-sekolah.
Untuk dua semester pertama ini kita baru melakukan observasi / pengamatan
tentang sistem belajar mengajar di sekolah formal. Tentunya ini sangat membantu
mahasiswa mengenal dunia pendidikan secara langsung.
Semakin
bertambah level semakin menantang pula aktivitasnya, begitulah yang terjadi.
Nah.. ketika semester tiga dan empat
kita tidak hanya observasi lagi di
sekolah tetapi telah melakukan sistem belajar mengajar di kelas. Artinya pada
dua semester ini kami telah di beri kesempatan mengajar di kelas secara
berpasangan dengan disaksikan oleh guru pamong.
Ternyata tidak mudah untuk menjadi seorang guru. Mulai
dari mengamati siswa yang akan kita ajarkan hingga membuat sebuah RPP. Setelah
tiu baru deh kita mengimplementasikan RPP kita di kelas.
Gugup, nervous dan senang bercampur aduk
ketika pengalaman pertama mengajar dan berdiri di depan kelas. Tapi inilah
tantangan nyata kita. Ternyata tidak mudah untuk berdiri di depan kelas. Sungguh
pengalaman yang sangat menakjubkan.
Ini foto kali pertamanya saya mengajar secara berpasangan di
SMA 12 Jakarta
Bagaimana dengan
semester selanjutnya? Selanjutnya kita akan mengajar di kelas tidak lagi
berpasangan artinya telah sepenuhnya yang akan berada di kelas itu seorang
diri. Jadi, ketika lulus dan mau persiapan kerja kita udah siap dengan segalah
kondisi sekolah yang beraneka ragam.
- Suasana Kuliah
Bagi sebagian besar mahasiswa
di universitas lain, aktivitas kuliah mungkin sesuatu yang membosankan. Datang,
duduk liat dosen ceramah, berada di antara 50-90 smahasiswa dalam satu kelas
dan parahnya lagi ngerti gak ngerti materi apa yang dosen sampaikan mahasiswa
harus ngerti. Apalagi kalo dosennya juga terkenal KILLER. WAW,,, jadi kaya’ :
kalo kamu pintar kamu bisa ngikutin dosen kalo gak ya hanya bisa pasrah dan
berdoa supaya nilainya gak E atau D.
Nah, kalo kalian kuliah
di USBI, kalian semua akan mendapatkan sesuatu yang berbeda darinya. Sesuatu yang
unik dan menyenangkan. Disini kalian tidak akan menemukan hal-hal membosankan
seperti yang telah disebutkan tadi diawal. Kalian hanya akan menemukan suasana belajar
yang menyenangkan. Menyenangkan seperti apa? Yuk, baca terus ya sampe bawa...
Di USBI dalam satu kelas
mahasiswa tidak akan lebih dari 40 mahasiswa bahkan hanya sekitar 20-30
mahasiswa kecuali kalo kuliah umum. Jadi bukan kelas yang padat penduduk. Sehingga
nyaman saat belajar.
Disini belajarnya berbasis ke mahasiswa aktif dan dosen
yang kreatif. Setiap kuliah kita tidak hanya duduk, dengerin dosen ngomel dll. Tapi
disini belajarnya kita sering diskusi, presentasi, menganalisis masalah, dll. Pokoknya
nih, belajarnya itu gak akan bikin ngantuk, dijamin deh.
Nah, kalo urusan gak
ngerti sama apa yang dosen kita jelaskan, dosen disini baik banget, percaya
deh. Apa yang pengen kalian tahu atau ada materi kurang jelas tanya aja sampe
tuntas, dosennya akan membantu kalian dengan sepenuh hati. #lebay... Dosen-dosen
disini, saya acungkan ke empat jempol saya, mereka semua sangat hebat.
Berikut beberapa
dokumentasi saat belajar dikelas.
Nah, teman-teman itulah
sedikit sharing saya mengenai USBI.
Itu hanya sebagian kecil cerita saya yang sangat menonjol dari USBI. Sebenarnya
masih banyak keunikan-keunikan lainnya dari USBI tapi lain kali ya saya
bahasnya. So, ikutin terus ya blognya.
Dengan
jargoan “Universitas Boleh Baru tapi Kualitas Nomor Satu”, apalagi yang kalian
tunggu. Ayo kunjungi USBI dan temukan keunikan lainnya. Ini ceritaku, mana
ceritamu?
Tuesday, 16 April 2013
Pusing Hadapi UAS? Intip yuk, Cara Unik UAS di USBI
Ketika UAS merasa tegang, pusing dan stress selalu menghapiri apalagi kalo anak beasiswa yang harus mempertahankan nilai IPK. Duhh, pasti stress banget kan?
Lain Universitas, lain juga kebijakan. Disini saya ingin cerita sedikit tentang uniknya dan senangnya belajar di Universitas Siswa Bangsa International ( USBI) atau yang dulunya lebih dikenal dengan Sampoerna School of Education. Salah satunya nih saat menghadapi UAS.
Banyak yang beranggapan bahwa menghadapi UAS bikin kepala BOTAK karena stressnya, berbeda kalo di USBI. Disini UASnya gak PAPER and PENCIL mulu, banyak variasinya dan yang paling saya suka UASnya kita bisa tertawa, tersenyum dan berbagi ilmu melalui pameran (Exihibition). Pada pameran ini, kita mempresentasikan hasil project atau pengetahuan baru yang kita dapat kepada setiap pengunjung yang datang. Seru bukan??
Kali ini saya ingin memperlihatkan UAS saya pada mata kuliah Environment Education, salah satu mata kuliah yang menggunakan metode Exhibition/ pameran.
Pada mata kuliah ini, kita diberi satu project "Peduli Lingkungan". Nah, projectnya keren-keren loh?? Dan yang pasti project memberikan dampak yang baik terhadap lingkungan. Ada yang melakukan perlindungan orang utan hingga penanamaan pohon bakau di sekitar pantai. Kita bekerja dalam kelompok menjalankan project sesuai minat kelompok kita. Nah, kelompak saya memilih "PLASTIK" sebagai fokus bahasan kita. Secara yah, plastik adalah sampah yang paling banyak merusak lingkungan.
Target peserta kita adalah anak-anak. Mungkin banyak yang bertanya kok sasarannya anak-anak sih?? Ini alasan kita : Anak-anak jika telah melakukan sesuatu yang baik akan terus ketika mereka dewasa nanti. Intinya kita ingin menanamkan kebiasaan baik untuk mengurangi penggunaan plastik. Untuk participant / Peserta project kita menjalin kerjasama dengan pihak Sahabat Anak yang ada di Kota Tua.
Foto diatas, merupakan salah satu kegiatan yang kita lakukan dalam sosialisasi pengurangan dan dampak penggunaan plastik. Metode sosialisasi yang kita lakukan tidaklah seperti yang biasa kita lihat saat sosialisasi pada anak SMA, atau masyarakat umum. Kita menggunakan metode mendongeng. Salah satunya mendongeng tentang sih Cacing malang yang tersiksa karena timbunan plastik. Kita memilih metode mendongeng karena target kita adalah anak-anak dan terlihat anak-sangat antusias mendengarkan hingga mulai bisa menangkap pesan dari dongeng tersebut.
Setelah project kita jalankan, pada saat UASnya kita hanya melakukan pameran untuk mempresentasikan kegiatan kita. Gak bikin pusing kan. Melalui pameran juga kita bisa berkreasi semau kita dalam menyajikan project kita untuk menarik pengunjung mengunjungi stan kita. Simple kan? So, UASnya hanya tunggu stan dan mempresentasikan hasil project, gak bikin pusing kan??
Ini salah satu foto antusiasme para pengunjung saat mengunjungi stan kita.
Lain Universitas, lain juga kebijakan. Disini saya ingin cerita sedikit tentang uniknya dan senangnya belajar di Universitas Siswa Bangsa International ( USBI) atau yang dulunya lebih dikenal dengan Sampoerna School of Education. Salah satunya nih saat menghadapi UAS.
Banyak yang beranggapan bahwa menghadapi UAS bikin kepala BOTAK karena stressnya, berbeda kalo di USBI. Disini UASnya gak PAPER and PENCIL mulu, banyak variasinya dan yang paling saya suka UASnya kita bisa tertawa, tersenyum dan berbagi ilmu melalui pameran (Exihibition). Pada pameran ini, kita mempresentasikan hasil project atau pengetahuan baru yang kita dapat kepada setiap pengunjung yang datang. Seru bukan??
Kali ini saya ingin memperlihatkan UAS saya pada mata kuliah Environment Education, salah satu mata kuliah yang menggunakan metode Exhibition/ pameran.
Pada mata kuliah ini, kita diberi satu project "Peduli Lingkungan". Nah, projectnya keren-keren loh?? Dan yang pasti project memberikan dampak yang baik terhadap lingkungan. Ada yang melakukan perlindungan orang utan hingga penanamaan pohon bakau di sekitar pantai. Kita bekerja dalam kelompok menjalankan project sesuai minat kelompok kita. Nah, kelompak saya memilih "PLASTIK" sebagai fokus bahasan kita. Secara yah, plastik adalah sampah yang paling banyak merusak lingkungan.
Target peserta kita adalah anak-anak. Mungkin banyak yang bertanya kok sasarannya anak-anak sih?? Ini alasan kita : Anak-anak jika telah melakukan sesuatu yang baik akan terus ketika mereka dewasa nanti. Intinya kita ingin menanamkan kebiasaan baik untuk mengurangi penggunaan plastik. Untuk participant / Peserta project kita menjalin kerjasama dengan pihak Sahabat Anak yang ada di Kota Tua.
Foto diatas, merupakan salah satu kegiatan yang kita lakukan dalam sosialisasi pengurangan dan dampak penggunaan plastik. Metode sosialisasi yang kita lakukan tidaklah seperti yang biasa kita lihat saat sosialisasi pada anak SMA, atau masyarakat umum. Kita menggunakan metode mendongeng. Salah satunya mendongeng tentang sih Cacing malang yang tersiksa karena timbunan plastik. Kita memilih metode mendongeng karena target kita adalah anak-anak dan terlihat anak-sangat antusias mendengarkan hingga mulai bisa menangkap pesan dari dongeng tersebut.
Setelah project kita jalankan, pada saat UASnya kita hanya melakukan pameran untuk mempresentasikan kegiatan kita. Gak bikin pusing kan. Melalui pameran juga kita bisa berkreasi semau kita dalam menyajikan project kita untuk menarik pengunjung mengunjungi stan kita. Simple kan? So, UASnya hanya tunggu stan dan mempresentasikan hasil project, gak bikin pusing kan??
Ini salah satu foto antusiasme para pengunjung saat mengunjungi stan kita.
Ini ceritaku, Mana ceritamu??
Subscribe to:
Posts (Atom)









